
LABUHANBATU SELATAN – Kuas yang bergerak di permukaan dinding rumah Bapak Suroto (62) menjadi bagian dari proses perubahan yang dihadirkan melalui program TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu. Di Dusun Simpang Mulia, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, personel Satgas kini melaksanakan pengecatan rumah yang sedang direhabilitasi agar menjadi hunian lebih layak.
Pengecatan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kerapian dan pemerataan warna. Para personel mengoleskan cat menggunakan kuas, memastikan setiap bagian dinding yang dikerjakan mendapatkan hasil yang baik.
Sesekali, percikan cat mengenai tangan maupun wajah anggota Satgas. Namun, mereka tetap melanjutkan pekerjaan dengan penuh semangat. Bagi para prajurit, menyelesaikan rehabilitasi rumah warga merupakan bagian dari tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat.
Rumah Suroto merupakan salah satu sasaran rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam pelaksanaan TMMD ke-130. Melalui program tersebut, kondisi rumah yang membutuhkan perbaikan dibenahi secara bertahap agar dapat memberikan kenyamanan lebih baik bagi penghuninya.
Pengecatan menjadi salah satu tahapan yang memperlihatkan perubahan fisik rumah. Dinding yang mulai berwarna memberikan tampilan lebih rapi sekaligus menandai berlanjutnya proses pengerjaan menuju penyelesaian.
Namun, makna kegiatan ini tidak berhenti pada perubahan tampilan bangunan. Di balik pekerjaan tersebut, terdapat upaya membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak dan mendukung kehidupan sehari-hari.
Bagi Suroto, proses rehabilitasi yang terus berjalan membawa harapan baru. Rumah yang lebih baik diharapkan dapat menjadi tempat bernaung yang nyaman sekaligus memberikan ketenangan bagi dirinya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Program TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Melalui pekerjaan yang dilakukan bersama dengan semangat gotong royong, kemanunggalan tersebut diwujudkan dalam bentuk yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
Setiap sapuan kuas menjadi bagian kecil dari keseluruhan proses rehabilitasi. Ketekunan personel Satgas menunjukkan bahwa penyelesaian sasaran fisik membutuhkan kerja sama dan perhatian terhadap setiap tahapan.
Dengan berlanjutnya pengecatan dinding rumah Suroto, harapan untuk mendapatkan hunian yang lebih layak semakin nyata. Bagi Satgas TMMD, keberhasilan pengabdian bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, melainkan juga tentang menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan menumbuhkan kebahagiaan melalui kerja nyata.