Embaloh Hilir, Kapuas Hulu – Semangat pantang menyerah ditunjukkan personel Satgas TMMD Regtas Ke-129 Kodim 1206/Putussibau dalam mengerjakan sasaran sumur bor di SMPN 4 Satap Embaloh Hilir. Setelah melewati proses pengeboran dan menghadapi kondisi tanah yang tidak mudah, air akhirnya berhasil ditemukan, Rabu (29/07/2026).
Pengeboran sumur menjadi salah satu sasaran fisik dalam pelaksanaan TMMD Regtas Ke-129 TA 2026. Pekerjaan tersebut membutuhkan ketelitian, tenaga dan kesabaran karena kondisi lapisan tanah menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi personel di lapangan.
Meski prosesnya tidak berlangsung mudah, Satgas terus melanjutkan pekerjaan. Setiap kedalaman yang dicapai menjadi bagian dari perjuangan untuk menemukan sumber air yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga sekolah.
Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Dari titik pengeboran, air mulai keluar dan menjadi tanda keberhasilan personel Satgas dalam menyelesaikan salah satu sasaran yang telah direncanakan.
“Alhamdulillah, setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, akhirnya air berhasil keluar. Kami merasa lega dan senang karena apa yang dikerjakan dapat memberikan manfaat bagi sekolah,” ungkap salah satu personel Satgas.
Keberhasilan tersebut juga menjadi motivasi bagi Satgas TMMD untuk terus menyelesaikan berbagai sasaran lainnya. Semangat bekerja bersama dan gotong royong menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program TMMD di wilayah Embaloh Hilir.
Sumur bor yang telah berhasil menghasilkan air nantinya diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan SMPN 4 Satap Embaloh Hilir.
Selain memberikan manfaat secara langsung, pekerjaan tersebut menjadi gambaran bahwa pelaksanaan TMMD membutuhkan proses dan perjuangan. Setiap sasaran yang dikerjakan merupakan bagian dari upaya menghadirkan fasilitas yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Yang kami kerjakan ini bukan hanya untuk kepentingan saat ini. Kami berharap fasilitas ini bisa digunakan dan dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Dengan ditemukannya sumber air tersebut, satu lagi harapan bagi warga sekolah mulai terwujud. Perjuangan menembus tanah akhirnya terbayar dengan mengalirnya air yang sangat dibutuhkan.
(Pendim1206/Psb)