
PAMEKASAN – Kebahagiaan terpancar dari wajah Tosan, 70 tahun, warga Dusun Tengah, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Rumah yang selama ini menjadi tempat tinggalnya kini hampir selesai diperbaiki melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan.
Hingga Sabtu (31/10/2026), progres pembangunan rumah Tosan telah mencapai 95 persen. Artinya, hanya tersisa lima persen pekerjaan sebelum rumah tersebut siap dimanfaatkan sebagai tempat tinggal yang lebih layak.
Perubahan ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Tosan. Di usianya yang telah menginjak 70 tahun, kesempatan memiliki rumah dengan kondisi lebih baik merupakan harapan yang sangat berarti.
Pembangunan rumah tersebut dikerjakan melalui semangat kebersamaan personel Satgas TMMD dan masyarakat sekitar. Prajurit TNI bersama warga saling membantu menyelesaikan pekerjaan agar sasaran fisik program TMMD dapat segera dituntaskan.
Keterlibatan masyarakat juga memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong yang menjadi salah satu ciri utama pelaksanaan TMMD. Tidak ada sekat antara prajurit dan warga ketika bekerja demi mewujudkan hunian yang lebih baik bagi Tosan.
Rasa bahagia itu tidak dapat disembunyikan. Tosan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan.
“Terima kasih Pak TNI, rumah saya sudah hampir jadi. Saya senang sekali,” ujarnya.
Ucapan singkat tersebut menjadi gambaran betapa besar arti bantuan pembangunan rumah bagi masyarakat penerima manfaat. Bagi Tosan, rumah yang hampir selesai itu bukan hanya bangunan fisik, melainkan tempat untuk menjalani hari-hari mendatang dengan lebih nyaman.
Pelaksanaan RTLH ini sekaligus menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan dan fasilitas umum. Perhatian terhadap kondisi tempat tinggal masyarakat juga menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan bersama masyarakat terus mengoptimalkan penyelesaian pekerjaan yang tersisa. Targetnya, pembangunan rumah Tosan dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan.
Lima persen pekerjaan yang tersisa kini menjadi langkah terakhir dari sebuah penantian panjang. Dari rumah yang sebelumnya membutuhkan perhatian, kini Tosan semakin dekat dengan impiannya memiliki hunian yang lebih layak.
(Pendim 0826)