Pembangunan Talud Rende-Rende Dikebut, Satgas TMMD Targetkan Selesai Segera

TMMD

LUWU TIMUR – Pembangunan talud jalan di Dusun Rende-Rende, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, terus dikebut oleh Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo. Meski menghadapi cuaca panas, personel TNI bersama masyarakat tetap bekerja maksimal demi menuntaskan pembangunan sesuai target, Kamis (29/10/2026).

Pembangunan talud tersebut menjadi salah satu sasaran fisik yang penting bagi masyarakat setempat. Kondisi wilayah yang rawan banjir dan longsor membuat keberadaan talud dibutuhkan untuk membantu melindungi badan jalan dari gerusan air serta menjaga kestabilan tanah di sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas dan warga bekerja bersama menyusun batu, mengaduk semen, serta merapikan bagian talud yang sedang dibangun. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kerja sama agar hasil pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana.

Dan SSK Satgas TMMD ke-130, Kapten Inf. Badar, menyampaikan bahwa progres pembangunan talud kini telah mencapai 80 persen. Dengan capaian tersebut, Satgas berupaya memaksimalkan sisa pekerjaan agar dapat diselesaikan dalam dua hari ke depan.

“Walaupun panas terik sampai 34 derajat, semangat anggota tetap berkobar. Kami kejar target, talud harus selesai tepat waktu sebelum penutupan TMMD. Ini demi keselamatan dan kelancaran akses warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan talud bukan sekadar melengkapi infrastruktur jalan, tetapi juga menjadi langkah untuk membantu mengurangi risiko kerusakan badan jalan akibat aliran air hujan. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat, khususnya ketika menghadapi kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Semangat personel Satgas yang tetap bekerja di tengah teriknya matahari mendapat respons positif dari masyarakat. Warga turut berpartisipasi dalam pengerjaan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan yang nantinya akan mereka manfaatkan bersama.

Salah seorang warga mengungkapkan kekagumannya terhadap dedikasi personel TNI yang terus bekerja untuk kepentingan masyarakat.

“Salut sama Bapak TNI, panas-panas tetap semangat kerja. Kami warga jadi ikut semangat membantu,” katanya.

Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan talud memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong dalam pelaksanaan TMMD. Kebersamaan tersebut sekaligus menjadi modal penting untuk mempercepat pekerjaan dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo terus mengoptimalkan pengerjaan dengan memperhatikan kualitas hasil pembangunan. Dengan progres mencapai 80 persen dan target penyelesaian dua hari ke depan, talud jalan di Dusun Rende-Rende diharapkan segera rampung sesuai rencana.

Melalui pembangunan ini, TMMD diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung akses jalan yang lebih aman dan memperkuat ketahanan infrastruktur desa. Semangat pengabdian personel TNI bersama partisipasi warga menjadi bukti bahwa pembangunan dapat berjalan lebih baik melalui kerja sama dan gotong royong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *